Penyakit Sekala Lan Niskala

Ungkapan oleh Hendrik L Blum tersebut sesuai dengan ilmu kesehatan tradisional Bali (usada),yang menekankan pada perawatan kesehatan sebelum jatuh sakit. Usada Bali diperkirakan berasal dari kitab ayurveda yang dikelompokkan kedalam Kitab Upaveda, termasuk dalam kelompok kitab suci Veda Smerti. Suatu kitab suci berisikan ajaran tentang perawatan kesehatan agar selalu sehat dan awet muda. Orang yang sehat walafiat (seger oger) adalah orang yang sehat fisik, pikiran dan hati (body, mind and spirit). Pengetahuan pengobatan Usada yang dibukukan dalam bentuk lontarlontar Usada. Didalam lontar-lontar tersebut dituliskan berbagai resep obat dari tumbuh-tumbuhan, binatang dan mineral-mineral dari alam untuk menyembuhkan penyakit, baik itu penyakit di wilayah kepala, badan, maupun di bagian kaki (Nala. 2002). Dalam Lontar Wrehaspati Tatwa (sloka 33) penyakit diistilahkan dengan dukha. Menurut lontar ini terdapat tiga penyebab sakit (Nala, 2006: 93-94) dalam sloka tersebut disebutkan sebagai berikut:

“1) Adhyatmika duhka ngaranyaikang lara sangkeng manah, lwirnya raga, dwesa, moha, urem, bhara, gigil, puru, kuris, wata, pita, slesma, sula, larahatin”,

Artinya:

Adhyatmika dukha adalah sakit yang disebabkan oleh pikiran (kausa mental). antara lain: ambisius, marah, bingung, muram, demam, menggigil, bisul, sakit kulit, masuk angin, sakit kuning, panas, slesma, sakit seperti ditusuk-tusuk, sakit hati;

“2) Adhidaiwika duhka ngaranya ikang ingadap ing gelap, edan, ayan, kawasa graha, saprakaraning duhka dewa, yeka adhidaiwika duhka ngaranya”,

Artinya:

Adhidaiwika duhka yaitu penyakit karena kausa supra natural, contohnya adalah disambar petir, gila, epilepsi, kemasukan roh, pokoknya segala jenis penyakit yang disebabkan oleh dewa disebut adhadaiwika duhka;

“3) Adhbhautika duhka ngaranya pinarang, rinacun, jinarem, keneng upas, kesyan, inabhicari, tineluh, tinuju khala ula lalatang, saprakaraning lara duhka sakeng bhuta, bhuta ngaranika mawak kabeh, yekang adhibhautika duhka ngaranya”,

Artinya:

Adhibhautika duhka yaitu penyakit karena keteledoran diri, contohnya adalah sakit karena diparang, dirancun, ditusuk, kena racun binatang, kemasukan roh jahat, kena ilmu hitam, diteluh, disengat kalejengking, ular, dan jelatang. Pokoknya segala jenis yang disebabkan oleh bhuta disebut adhibhautikaduhka. Bhuta adalah segala yang berwujud (kasar)”.

Adhyatmika dukha adalah sakit yang disebabkan oleh pikiran (kausa mental) yaitu penyakit karena kausa supra natura. Jenis penyakit ini sering tidak bisa dianalisis dengan pikiran sadar, maka harus mengetahuinya dengan mendalami agama Premana (ilmu pengetahuan spiritual), sehingga memiliki daya spiritual (manusia shakti atau taksu). (Nala.2006:93-94).

Disinilah peran Usada Bali Taru Pramana, sebagai konsultan dari masyarakat terhadap keluhan penyakit yang dialaminya, atas ijin leluhur dan Hyang Widhi Wasa, astungkara beberapa langsung bisa disembuhkan. semua iu atas kehendk-Nya. Kami hanya sebagai alat, tetap Penguasa semesta yang menentukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *