Teh Celup Diaglo

Rp40.000

Dunia tidak selebar daun kelor. Ungkapan tersebut seringkali kita dengar di berbagai media. Karena ungkapan tersebutlah daun kelor naik popularitasnya. Kelor atau yang disebut juga sebagai merunggai merupakan sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae dengan tinggi batang sekitar 7 sampai 11 meter. Dalam satu tangkai, daun kelor bersusun majemuk dengan bentuk bulat telur berukuran kecil-kecil. Kelor memiliki bunga berwarna putih sedikit kekuning-kuningan dengan pelepah bunga berwarna hijau. Sementara buahnya memiliki bentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang. Baik daun kelor maupun kelentang bisa disayur.

Daun kelor memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerah. Di Jawa, tanaman ini disebut limaran, di Inggris disebut ben oil tree atau drumstick tree, di Melayu disebut kalor, di Vietnam disebut chum ngay, di Thailand disebut marum, sementara di Filipina disebut malunggay.

Category:

Description

Dibalik popularitasnya, daun kelor memiliki manfaat yang mungkin belum diketahui orang banyak. Manfaat daun kelor memiliki kandungan baik seperti kebanyakan tanaman apotek hidup lainnya. Dalam daun kelor tersimpan senyawa-senyawa yang bisa dijadikan sebagai nutrisi tubuh. Misalnya teh yang terbuat dari daun kelor memiliki kandungan polyphenol tinggi yang bermanfaat sebagai antioksidan. Seperti kita ketahui, antioksidan sangat baik untuk tubuh sebagai zat untuk mendetoksifikasi tubuh manusia bahkan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia. Mengonsumsi teh yang dibuat dari daun kelor juga bisa membantu menjaga kesehatan kulit jika diminum secara teratur.

1.Menyediakan energi. Anda bisa mencoba membuat teh dari daun kelor untuk menguatkan bagian tubuh untuk tetap aktif sepanjang hari. Tubuh otomatis akan merasa berenergi.
2.Menjaga berat badan. Memiliki berat badan ideal menjadi idaman baik bagi laki-laki maupun perempuan. Untuk mendapatkan tubuh ideal dengan cara yang sehat, Anda bisa rutin mengonsumsi daun kelor baik berupa teh maupun sayur. Sebuah penelitian mengenai daun kelor menunjukkan tanaman yang satu ini bisa membantu menangani masalah pencernaan. Cara kerjanya dengan merangsang metabolisme tubuh membakar kalori lebih cepat.
3.Meningkatkan fungsi ekskresi. Fungsi ginjal dan hati juga bisa meningkat ketika rutin mengonsumsi teh kelor. Tubuh akan terasa bugar jika fungsi pembuangan limbah berjalan dengan baik.
4.Menyediakan nutrisi. Teh daun kelor bagus untuk memelihara kesehatan mata dan otak. Jika otak ternutrisi dengan baik, maka seseorang akan cepat dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan ketika sedang berada dalam situasi sulit.
5. Membantu pencernaan. Mengonsumsi daun kelor bagus untuk mengatasi masalah pada perut. Misalnya sulit buang air besar atau konstipasi.
6.Menyehatkan rambut. Nutrisi yang terdapat dalam teh daun kelor mampu membantu meningkatkan pertumbuhan rambut sehingga tampak lebih mengkilap dan sehat. Petik beberapa daun kelor tua dari cabangnya, lalu tumbuk dan oleskan ke rambut. Gunakan shampoo, lalu bilas dengan air bersih.
7.Anti kanker. Dalam penelitian kultur jaringan sel kanker serviks yang dipublikasi dalam jurnal Food and Chemical Technology menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki kemampuan untuk mendukung kematian sel dini serta mencegah reproduksi sel-sel kanker. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa daun kelor bisa menjadi potensi pencegahan kanker alami.
8.Penyakit jantung. Penelitian pada hewan laboratorium yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2009 menunjukkan bahwa daun kelor bisa menjadi sumber antioksidan serta mencegah kerusakan jantung. Dalam penelitian tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari bisa membuat lipid teroksidasi lebih rendah sehingga jaringan jantung terlindung dari kerusakan struktural. Namun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk membuktikan apakah hal tersebut berlaku untuk manusia atau tidak.
9.Bantuan arthritis. Dalam journal of Chinese Integrative Medicine yang terbit bulan Februari 2011, daun kelor bisa membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit seperti arthritis. Dalam studi yang dilakukan terhadap hewan, ekstrak daunnya bisa mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada kasus rematik. Sebuah studi juga mengungkapkan kombinasi antara ekstrak daun dan akar bisa mengurangi rasa sakit.
10.Anti diabetes. Kandungan seng yang tinggi bisa membantu mengatasi penyakit diabetes. Seng merupakan mineral yang dibutuhkan untuk memproduksi insulin. Dalam journal of Diabetes yang terbit pada Juni 2012, setiap 150 miligram per kilogram berat badan selama 21 hari dapat memberikan manfaat anti diabetes yang cukup signifikan. Studi tersebut dilakukan pada hewan.

Additional information

Weight 200 g
Dimensions 25 x 3 x 5 cm
Delivery and Returns Content description.
Top