Daun Pepaya Minuman Herbal

Rp75.000

Jika ada pertanyaan silahkan klik whatsapp kami :)

Description

Herbal Usada Bali until Imunitas Tubuh    

Minuman Teh Herbal Papain Immunomodulator

Dibandingkan obat-obat modern, memang tanaman obat memiliki beberapa kelebihan, antara lain: efek sampingnya relatif rendah, dalam suatu ramuan dengan komponen berbeda memiliki efek saling mendukung, pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolic dan degeneratif (Katno dan Pramono, tanpa tahun). Potensi yang besar ini harus difikirkan agar penggunaan tanaman obat dapat menunjang kebutuhan akan obatobatan yang semakin mendesak dan untuk mendapatkan obat pengganti jika resistensi obat terjadi secara meluas. Penelitian akan tanaman obat ini telah berkembang luas di beberapa negara seperti Cina, India, Thailand, Vietnam, Korea,  Jepang dan indonesia.

Sumber Resep

Geguritan Sucita adalah karya sastra yang dibuat dalam bentuk sajak terikat (dalam bentuk pupuh), sehingga sangat pantas Geguritan Sucita disebut sebagai karya sastra dan Budaya Bali.

 karya Ida Ketut Jlantik (1905-1961) adalah karya transformasi teks Hinduisme Jawa Kuna sebagai wacana dari karya sastra kuno untuk tujuan menyelesaikan adyatmika duhka ‘efek kesedihan amoral’.

Ramuan ini disamping untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh juga secara empiris juga kajian ilmiah berdasarkan kandungan didalamnya.

Minuman Teh Herbal Taru Pramana “Papain Immunomodulator “

BAHAN DASAR:
1. simplesia Piduh (tumbuhan pegagan / Centella asiatica),

  1. tumbuhan Kemeniran (Phyllanthus niruri),
  2. kejangutan (patikan kebo / euphorbia hirta)
  3. kunir putih (curcuma zedoaria).
  4. Daun Gedang/daun Pepaya (Carica papaya L.)
  5. Cengkeh (Syzygium aromaticum)
  6. Buah bengkudu (Morinda citrifolia L)
  7. Jahe

Ramuan Jamu kering dari daun Pepaya (Carica Papaya), Daun Meniran (Phyllanthus niruri), Daun Piduh (Centella asiatica), buah bengkudu dan Kunyit Putih (curcuma zedoaria), yang resepnya berasal dari sastra Kuno, didukung dengan penelitian ilmiah terbukti tanaman tersebut mengandung zat tertentu yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti: zat Flavomoid, tannin,saponin, Papain, chymopapain, Scopotelin, senyawa fitosterol, Phyllanthin, hypophyllanthin, Xeronin, triterpenoid (vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B12, β-karoten, mineral (Mg, Ca, K, Zn, Mn, Fe).

  1. Zat Flavomoid, tanni, saponin dan senyawa curcumin merupakan senyawa yang dapat menjadi immunomodulator untuk memperkuat sistem imun, mencegah asam deoksiribonukleat (DNA) dari kerusakan gen, mengatasi pemicu timbulnya kanker, membantu menghambat beberapa enzim peradangan. penghambat aktivitas racun dalam tubuh terhadap infeksi virus, bakteri dan radikal bebas lainnya.
  2.   Kandungan triterpenoid Savonin dalam pegagan dapat merevitalisasi pembuluh darah sehingga peredaran darah ke otak menjadi lancar, memberikan efek menenangkan dan meningkatkan fungsi mental menjadi lebih baik.
  3.  Kandungan enzim Papain dan chymopapain bermanfaat meningkatkan trombosit dalam darah serta mengurangi infeksi,membantu mengatasi masalah paru-paru dan pernafasan.
  4.  Senyawa fitosterol sebagai membersihkan darah dari kolesterol jahat.
  5.  Triterpenoid yang kaya dengan vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B12, β-karoten dan mineral-mineral (Mg, Ca, K, Zn, Mn, Fe) yang diperlukan untuk regenerasi sel tubuh.
  6. Phyllanthin dan hypophyllanthin merupakan komponen yang berperan dalam penurunan kadar gula darah / antidiabetes.
  7. Proxeronin dan proxeronase dapat mempercepat penyerapan zat makanan ke dalam sistem pencernaan dan menyelaraskan kerja sel dalam tubuh.
  8. Scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar pineal di dalam otak dan menstabilkan tekanan darah.
  9.  Kandungan Xeronin dalam buah bengkudu dapat membantu mengaktifkan kelenjar tiroid & timus (fungsi kekebalan tubuh) mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi proteindi dalam sel.
  10.  Dan kandungan zat lainnya yang secara ilmiah kaya manfaat untuk kesehatan tubuh

Dalam naskah Geguritan Sucita Sebudhi ada disebutkan Percakapan I PIDUH (Centella asiatica ) dengan I KEJANGUTAN /PATIKAN KEBO (euphorbia hirta)

I Kejangutan: “Seperti apa (khasiat obat) yang kau miliki yang dapat menyebabkanmu utama?”

I Piduh: “jika ada orang kecelakaan luka berat darahnya mengalir tanpa putus-putusnya, disitu aku mampu menolong menjadi penyembuh agar darahnya berhenti mengalir dan segera dapat sembuh”.

I Kejangutan: Terus apa lagi kegunanmu?

I Piduh: “Jika ada orang menderita sakit ginjal, kencingnya sering tidak lancar, dan segala penyakit, muntah darah”.

“Diriku yang masih segar agar digerus lalu disaring tambah air bersih.

Itu lalu dimium sering-sering dipakai jamu. Itu menyebabkan menjadi sembuh”.

“jika direbus juga baik, apalagi dicampur dengan MENIRA (Phyllanthus niruri),, menyebabkan ginjal sehat, sakit pinggang, kencing seret.

“Lagi yang lainnya penglihatan berkunang-kunang hilang”.

otakpun ikut kuat berpikir, tidak linglung, cepat belajar jadinya”.

“Karena ginjal itu Jika ia sungguh sehat, itulah yang menolong membuat otak semakin kuat”.

“jika otak sudah kuat, manusia segera pintar,.

Dari pintar mendapat kemudahan, dari kemudahan kebebasan itu dijumpai. Dari bebas mendapatkan kebersihan. Dari kebersihan menjadi suci (lalu) masuk ke alam kelepasan”.

I Kejangutan: Betul seperti katamu. Diriku pun punya manfaat (bahkan) lebih darimu piduh.

Selain itu, ku dapat disimpan dikeringkan bebulan-bulan tidak rusak”.

“Baik diseduh seperti teh. Jika (sariku) saring minum paru-paru dan jangtung, juga lambung itulah yang bisa disehatkan penyakit itu kalah takut kepada kesaktianku”.

Dalam teks Geguritan Sugita-Sebudhi ini ada percakapan tumbuhan Pegagan / Piduh (centilla asiatika L.), tanaman meniran (Phyllanthus urinaria) dan tumbuhan Patikan Kebo/ kejangutan (Euphorbia hirta L.). Masing-masing tanaman menjelaskan dirinya, bahwa tanaman Pegagan sebagai obat luka dengan cara diulig lalu tempelkan pada luka dan untuk Sakit ginjal dan muntah darah dibuat jamu dengan pegagan yang masih segar. Dalam geguritan sugita ada disebutkan Piduh /Pegagan + Meniran: direbus untuk sakit pinggang, sering kencing (anyang-anyangan), mata berkunang-kunang,  otak menjadi kuat, pikiran tidak gelisah,  cepat belajar/ memahami pelajaran dan ginjal kuat. Kejangutan sebagai pengawet. Setelah ditelusuri dari berbagai text Jurnal penelitian ilmiah yang ada memang benar adanya memiliki kandungan yang bermanfaat untuk hal itu, namun perlu dikaji lebih lanjut untuk diteliti sehingga hasilnya bisa akurat untuk membantu kesehatan manusia dan bermanfaat sebagai kajian ilmiah pengetahuan khususnya dalam ilmu kesehatan tradisional Hindu.

Ramuan tersedia dalam bentuk sediaan herbal celup (Teh Celup isi 15 kantong), jamu dikeringkan dengan media gula tebu sehingga cocok untuk anak-anak yang nafsu makan kurang bagus, juga tersedia dalam bentuk Loloh Imunitas sebotol untuk 1x minum, dan dalam pesanan berbentuk kapsul.

Bahan Ramuan imunitas ini terdiri dari tanaman seperti gambar dibawah ini:

Gambar daun Piduh atau Pegagan

Gambar Tanaman Kejangutan atau Patikan Kebo

Gambar Tanaman Meniran

Gambar Bunga Cengkeh

Gambar Empon-empon Kunyir / Kunir

Gambar Kunyit Putih atau temu putih

0