Gebyar Pengobatan Desa Utu

KEGIATAN SOSIAL GEBYAR PENGOBATAN GRATIS
Br.  Utu, Penebel, Tabanan
Minggu, 23 September 2012

Kegiatan sosial berupa gebyar pengobatan gratis yang kami laksanakan di  Br. Utu, Desa ……Kecamatan Penebel, Tabanan yang diprakarsai  oleh Ketut Sukatama.  Beliau adalah seorang anggota organisasi Solusi Sehat “Ayurveda” yang berasal dari banjar setempat. Acara ini digerakkan oleh Ibu Sinar Sari dengan melibatkan 17 orang petugas terapi lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan.  Acara ini disponsori N. Danny Sridana dan sekaligus pemilik  Visionbali Herbal Indonesia.  Acara ini berjalan lancar dan sukses.  Rombongan berangkat dari  Denpasar pukul  07.00 Wita dan tiba di lokasi pada pukul 09.00 Wita langsung memulai gebyar pengobatan ini hingga pukul 13.00 Wita.

Gebyar pengobatan gratis ini disambut antusias oleh warga masyarakat setempat bahkan tidak sedikit datang dari Banjar tetangga berkeinginan ikut mendapatkan layanan  pengobatan gratis  Ayurveda ini.  Jumlah warga masyarakat yang dilayani terapi gratis pengobatan Ayurveda ini mencapai 93 orang.  Menurut Ketut Sukatama, sebagian besar warga mengarapkan kgiatan serupa dapat dilaksanakan kembali bahkan ada dari banjar sebelah memesan agar bisa dilaksanakan di  Balai Banjar mereka.

Jenis terapi yang digunakan antara lain:

  • Penyeimbangan Tri Dhosa dengan peluluran dengan cream herbal (untuk eksternal body)  dan obat herbal sejenis jamu atau ‘loloh’ (untuk internal body).  Sedikitnya menggunakan 33 jenis herbal.  Bahan obat herbal ini bisa berupa akar-akaran, rimpang sejenis jahe-jahean, daun, kulit dan batang  dari tanaman tertentu yang berkhasiat obat.
  • Menyeimbangan dengan teknik pemijatan menggunakan minyak dengan ramuan herbal yang dibuat secara traditional dari berbagai ramuan yang memiliki efek hangat yang mampu menstimulasi keseimbangan unsur  Pitha (api), Kapha (Angin) dan Vatta (Air) yang ada di dalam tubuh.
  • Melakukan aktivitas gerakan yoga, dengan tujuan agar mau keluarnya keringat. Dengan bergerak, detak jantung akan meningkat dan menyebabkan keluarnya Toxin tubuh berupa keringat atau Toxin lainnya, akan lebih mudah masuk ke saluran pembuangan (urine , faeces), sehingga badan akan merasa agak ringan, badan lebih fleksible dan lebih bertenaga.
  • Pengobatan yang menggunakan uap dari herbal yang dipanaskan. Herbal dididihkan lalu disalurkan dengan pipa menuju ke beberapa bagian tubuh, terutama otot-otot, tulang belakang, pinggul, persendian lutut dan bagian lainnya dari tubuh yang menimbulkan rasa hangat menyegarkan serta cukup baik untuk mengilangkan rasa tegang  atau kalau fasilitas memadai dengan sistem steam bath yaitu mandi uap panas,  badan dimasukkan ke suatu ruangan yang telah diuapi dengan ramuan herbal yang telah dipanaskan dengan suhu yang panas, sehingga keringat keluar bersama Toksin dari dalam tubuh.
  • Pemijatan Bola Ball yang agak lembut  mengunakan minyak herbal  untuk penyeimbangan panas, dingin dan lembab di dalam tubuh . Suatu herbal yang dicampurkan dengan sebagai herbal nutrisi. Herbal yang agak panas ini dibungkus dengan kain yang agak lembut, kemudian digosokkan pada badan dan difokuskan pada persendian dan otot-otot tubuh.
  • Pengobatan dengan tenaga Prana, Kesadaran manusialah yang melakukan “Transformasi Fourier” (sebuah konsep matematika yang dapat memetakan semua proses fisik di alam dalam bentuk frekuensi dan amplitudo serta kelipatannya) agar dapat mewujudkan informasi tersebut ke dalam ruang dan waktu.  Penjabaran lebih lanjut model ini adalah kesadaran manusia (pikiran) dapat mengambil semua getaran yang ada di alam. Kemudian melalui proses transformasi tenaga prana, abstraksi dapat diwujudkan ke dalam ruang dan waktu. Karena pikiran dan perasaan kita adalah pemicu dan pengarah energi, maka kita harus membiasakan diri untuk berpikir dan berperasaan positif; penuh cinta kasih, kebahagiaan. Bahkan bukan hanya pada saat penyembuhan, tetapi setiap saat, setiap detik dalam hidup kita. Dengan demikian maka tubuh penyembuh  akan menjadi bersih energinya, mudah menjadi penyalur energi Illahi
  • Therapy Akupuntur, Penusukan titik – titik akupunktur akan memberikan efek pada tempat perangsangan maupun di tempat yang jauh dari tempat perangsangan melalui jalur persyarafan (saraf tepi dan pusat), neurohumoral dan meridian.  Jarum yang digunakan adalah jarum akupunktur yang sekali pakai untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit.  Rangsangan akupuntur→ mreangsang sistem imun tubuh → membentuk reaksi antigen-antibody→ yang membuat sistem saraf memberi feed back→ dengan dikeluarkannya suatu hormon. Akupunktur relatif tidak menimbulkan efek samping.  Efek samping akupunktur sangat minimal.  Efek samping yang jarang terjadi adalah hematom (bengkak ringan) terjadi hanya dibawah 5%, dan nyeri di tempat penusukan (tergantung dari sensitifitas seseorang). Rasa nyeri, sedikit ngilu pegal pada umumnya tidak berarti, sebagai tanda terangsangnya sistem persarafan. Untuk hasil yang optimal, akupunktur umumnya dilakukan 2 kali seminggu (tergantung keadaan penyakit) sampai mencapai hasil yang diinginkan.

Acara ini ditutup dengan ramah tamah dan menikmati hidangan organik yang disuguhkan oleh Ketut Sukatama sambil menikmati indahnya pemandangan deretan Gunung Watukaru dan jejeran rapinya teras sering sawah-sawah Jatiluwih terlihat indah.  “Kami dari organisasi Solusi Sehat “Ayurveda” sangat senang bisa membantu masyarakat dengan sarana seadanya namun dengan tindakan nyata” ungkap N. Danny Sridana dibenarkan oleh Ketut Sukatama.

Untuk informasi lebih lanjut untuk organisasi ini bisa di hubungi N. Danny Sridana, Sinar Sari, Ketut Sukatama di Jalan Tukad Badung XXIII No. 27 Renon, Denpasar. Phone : 0361 7426261

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *